Bonjour!


DSCF5256

Another unplanned solo-trip dan ini kali ketiga saya berlibur sebatang kara selama hidup di Eropa. Unplanned solo-trip, a self-explanatory phrase untuk liburan yg serba mendadak. Saya memutuskan untuk plesiran di kota Paris pada 29 Agustus – 1 September 2018. Kalau di trip sebelumnya, destinasi liburan totally ditentukan dari harga tiket, kali ini juga iya; destinasi dengan tiket termahal selalu jadi pilihan utama sob, Sultan…. Sultan yg domainnya aja masih pakai wordpress.com gratisan.

Bermodalkan €19 akhirnya tiba la di Paris dengan more or less 7 jam perjalanan menggunakan bus dari Rotterdam. Sultan memutuskan naik bus, sekalian blusukan meninjau kondisi warga sepanjang perjalanan, Kalideres – Temanggung. Well, jadi banyak pilihan moda transportasi terkhusus dari Belanda ke Paris: udara dan darat. Berbagai low-cost airlines tersedia, biasanya saya cek lewat portal Skyscanner, atau GoEuro untuk cek tiket kereta, bus atau juga pesawat.

flixbus

Rotterdam – Paris, “direct” dengan menggunakan Flixbus. Sebenarnya not really a direct trip, but the bus stopped in a moment in several cities, ditambah 30 minutes break untuk Pak supir sesuai regulasi European Union untuk pengemudi, sila cek di sokin gan: EU Driving Time and Rest Periods. Menurut saya perjalanan 7 jam dengan menggunakan Flixbus cukup nyaman dan tidak melelahkan, ditambah Flixbus memang sangat mengerti kebutuhan kita sebagai generasi milenial, ada WiFi dan power outlet. Berikan aku 10GB internet data berikut listrik, akan ku hempaskan dunia! So, perjalanannya benar-benar cukup nyaman untuk standar saya, mungkin karena didukung sama medan yg ditempuh dan infrastrukturnya jg ya, fully lewat tol jadi busnya ga manuver macem-macem, anteng duduk manis. Tapi jangan harap dapat 10GB, kalian hanya akan dikasih 150MB, setidaknya cukup untuk voice call sama yg tersayang selama di perjalanan sama sesekali cekrak-cekrek upload di instagram. Oiya, selalu ingat bawa passport dan residence permit (untuk yg terdaftar sebagai resident di EU) kalian, karena akan ada pengecekan oleh pihak imigrasi Perancis di perbatasan.39Sekitar 21:30 CET kita tiba di terminal Paris Bercy, lokasinya cukup strategis terutama aksesnya mudah menuju hostel saya: ST Christophers Gare du Nord yg saya booked via Hostelworld. It costs around €16 per night in a dorm with 8 beds. Buat kalian yg menginginkan privacy dengan low budget, this one is highly recommended. Dapat gorden sob untuk setiap bednya. Tapi kesan pertama yg muncul waktu sampai Paris adalah serasa lagi di Afrika, bersliweran mas-mas kulit hitam, terutama di daerah Nord. Jadi kalau mau suasananya ga kaya di Afrika, saya saran jangan pilih akomodasi di daerah Paris Nord. Gagalnya lagi, jauh-jauh datang ke Paris, setibanya di Paris makannya di BK, not so Paris la pokoknya kesan pertama saya.

 

Segitu dulu part 1, mau nugas dulu Pak, Ibu.
Bonsoir!
Oiya Pak, Ibu, sedikit tambahan, sebelum ke Paris usahain tau beberapa kata/frasa dasar dalam bahasa Perancis ya, seengganya just to say Bonsoir, Bonjour, Merci, Madame, Monsieur. Supaya sedikit berbaur dengan warga sekitar, soalnya beberapa rada sensitif kalau kita langsung pakai English.

Advertisement

One thought on “Bonjour!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s